Lomba PKTP, Selasa 17 September 2019
Satuan Pendidikan SMP Negeri 3 Rendang sebagai duta Kabupaten Karangasem dalam lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tahun 2019. Sedangkan untuk tingkat SD di wakili oleh SD 2 Buana Giri Bebandem. Penilaian lomba PKTP tingkat Propinsi Bali dilaksanakan Selasa, 17 September 2019 yang dihadiri oleh Ketua YKI Cabang Karangasem Ny. Arini Arta Dipa, Kadis Kesehatan Kab. Karangasem, Camat Rendang, Camat Bebandem Kepala Puskesmas Rendang dan Bebanden. Penilaian PKTP kali ini dipusatkan di Satuan Pendidikan SMP Negeri 3 Rendang. Tim Juri disambut dengan genjek yang dibawakan oleh anak-anak peserta ekstrakurikuler tabuh dari SMP N 3 Rendang. Lomba PKTP merupakan salah satu cara menanggulangi kanker yang beberapa tahun terakhir menjadi penyakit yang paling mematikan. Melalui program PKTP diharapkan penyakit kanker bisa diminimalisir sejak dini.
SMP Negeri 3 Rendang dalam lomba tahun ini menampilkan beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang telah mengharumkan nama SMP Negeri 3 Rendang, di antaranya : PMR, Pencak Silat, Catur, Atletik, Tari, Kerajinan Tangan berbahan limbah, Pramuka, dll. Disamping ekstrakurikuler, juga ditampilkan gerakan yang sangat genjar didorong oleh pemerintah adalah Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Ada beberapa kegiatan GLS, yaitu : 1) Setiap siswa wajib membuat rangkuman dari buku yang telah dibaca dalam kurun waktu satu semester, 2) Lomba merancang e-stiker dengan tema "Sing Maca Sing Keren" yang belakangan tema ini dijadikan salam literasi di SMP Negeri 3 Rendang. 3) GLS juga mengembangkan pohon literasi, setiap kelas wajib memiliki pohon literasi yang berisi identitas siswa dalam kelas bersangkutan, cita-cita, kata-kata kenangan, dan yang terpenting juga menuliskan satu kalimat yang dibaca pada hari bersangkutan. hal ini dilakukan karena pohon literasi harus diisi setiap hari. 4) GLS juga menyediakan pojok baca yang dapat digunakan oleh siswa sebagai tempat membaca dan rembug antar siswa.
SMP Negeri 3 Rendang juga menampilkan pelestarian lingkungan tanaman obat yang diberi nama "Taru Pramana". Dalam lingkungan ini ada kurang lebih 150 jenis tanaman yang bisa dijadikan obat pencegahan kanker. Tidak satupun tanaman toka tersebut dari membelimelainkan sumbangan dari siswa, guru dan pegawai, karena tanaman toga ini hampir keseluruhan ada disekitar kita. Disamping itu, beberapa siswa juga mempraktekkan pembuatan jamu berbahan dari jahe putih, madu dan daun tapak lima, serta mempraktekkan pembuatan loloh daun sembung. Ketua Tim juri bahkan sempat minum hasil praktek siswa yang berupa loloh sembung.
Deteksi dini kanker juga menjadi prioritas bagi SMP Negeri 3 Rendang, melalui "SADARI" yang disosialisasikan oleh TIM PENYULUH dari anak-anak. Tim penyuluh secara rutin memberikan sosialisasi kepada teman-temannya dilingkungan sekolah. Tim penyulluh juga turun ke Sekolah Dasar untuk mensosialisasikan PHBS. Disamping itu, kegiatan simulasi, paduan suara juga ikut dilombakan, serta diramaikan penampilan baca puisi dan pidarta bahasa bali terkait dengan kanker.
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- LOGO APLIKASI BARU UNTUK BUKU SAKU DIGITAL
- Lomba MIPA dan menggambar Tingkat SD se-Kecamatan rendang
- Lomba Gerak Jalan Tk. Kecamatan Rendang
- Penghargaan dari Ibu Buparti Karangasem tahun 2019
- PERPUSTAKAAN DAPURNYA SEKOLAH,GLS PEMANTIKNYA, BOS KAYU BAKARNYA.
Kembali ke Atas


